Pohon Bodhi memiliki makna spiritual yang mendalam di seluruh Asia, dikenal sebagai pohon tempat Siddhartha Gautama mencapai pencerahan dan menjadi Buddha. Dalam budaya Bali, yang memadukan ajaran Hindu-Buddha secara harmonis, pohon ini sering ditanam di dekat pura dan tempat suci, melambangkan kebijaksanaan, kedamaian batin, dan hubungan antara dunia manusia dan yang ilahi. Kanopinya yang lebar memberikan keteduhan dan rasa tenang, menjadikannya simbol hidup dari refleksi dan keseimbangan. Di lingkungan hotel, kehadiran pohon Bodhi mengundang setiap tamu untuk berhenti sejenak, merenung, dan meresapi harmoni antara alam dan spiritualitas yang menjadi inti dari tradisi Bali.
Khas dan elegan, mudah bergetar tertiup angin karena tangkai daun yang lentur.
Daunnya digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan pengobatan rakyat untuk mengatasi diare, asma, dan gangguan kulit.
Kulit batang, akar, dan getahnya juga digunakan karena sifat antibakteri dan anti-inflamasinya.
Halus saat muda dan menjadi lebih kasar seiring pertambahan usia, mengandung senyawa bioaktif yang berguna untuk kesehatan.
Tumbuh seiring waktu untuk menopang struktur besar pohon dan membantu regenerasi.
Daun-daunnya luruh secara serempak, lalu tumbuh kembali dengan warna merah muda cerah—tanda pembaruan dan vitalitas.
Large, round leaves with prominent veins and a thick, leathery texture—often tinged with red or purple, especially when young.
Explore other trees